Review Materi Pelatihan Jurnalistik oleh Budi Ernanto

Standard

Oleh: Yulita Maudiana, Hubungan Internasional Unas (2015)

Sabtu, 16 Januari 2016 pada hari kedua diklat angkatan ke-16 Kelompok Studi Mahasiswa, para Calon Anggota Muda (CAM) diberi materi mengenai pelatihan jurnalistik yang disampaikan oleh Budi Ernanto. Budi Ernanto adalah mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Universitas Nasional angkatan 2006 yang sekarang bekerja sebagai reporter di Media Televisi Indonesia.

Pada awal materi Budi menanyakan kami para CAM tentang pengertian jurnalistik, apa bedanya dengan jurnalisme. Dalam KBBI pengertian jur·na·lis·tik yaitu yang menyangkut kewartawanan dan persuratkabaran  sedangkan jur·na·lis·me yaitu pekerjaan mengumpulkan, menulis, mengedit, dan menerbitkan berita di surat kabar.  Jadi pada intinya jurnalistik dan jurnalisme hampir sama, jika jurnalistik adalah suatu paham maka jurnalisme lebih kepada masalah teknisnya. Ia juga menambahkan istilah jur·na·lis yaitu orang yang pekerjaannya mengumpulkan dan menulis berita di surat kabar dsb. Continue reading

BAHASA JURNALISTIK

Standard

Oleh : Lorenzo Alkahfi, Ilmu Komunikasi Unas (2014)

Jurnalistik selalu diidentikkan dengan wartawan. Wartawan selalu identik dengan berita. Berita selalu disamakan artinya dengan informasi. Bicara tentang jurnalistik berarti bicara tentang informasi. Demikian, hal tersebut tak sepenuhnya benar. Jika jurnalistik hanya disejajarkan dengan informasi saja, maka sesungguhnya kinerja jurnalistik tidaklah maksimal karena informasi saja tidak dapat disebut sebagai karya jurnalistik. Selain itu, sesungguhnya kinerja jurnalistik sangat berkaitan dengan proses penyampaian informasi dari media kepada khalayak.

Menurut saya menjadi seorang jurnalis harus kreatif, memiliki rasa keingintahuan terhadap sesuatu hal yang menarik,yang baru dan bisa dijadikan sebagai informasi yang menarik. Jurnalis juga layak mempunyai rasa keraguan karena sepatutnya menjadi hal yang sangat penting bagi jurnalis. Dalam berita-berita itu ,tidak hanya menarik, tapi seorang jurnalis harus mampu dan bisa menggunakan bahasa yang bisa dimengerti oleh publik, karena terkadang tidak hanya orang-orang yang penting yang akan membaca dan mencari informasi-informasi terbaru. Jadi, seorang jurnalis harus bisa menyesuaikan bahasa yang digunakan tersebut. Continue reading