Dibalik Gaya Kumis Adolf Hitler

Standard

Oleh: Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi (2013)

hitler

Adolf Hitler dengan kumis “sikat gigi”nya.
(Sumber: http://static.tvtropes.org/pmwiki/pub/images/ahitler.jpg)

Rambut yang tumbuh di atas bibir atas atau disebut kumis ini memang pernah dan masih menjadi tren di zaman ini. Mulai dari kumis tipis hingga kumis yang tebal, lebat, runcing lagi. Kumis memang sering melambangkan kejantanan. Selain itu juga memang mempunyai manfaat, studi terbaru dari University of Southern Queensland menemukan, bahwa lelaki yang memiliki khususnya kumis dan jenggot mendapat perlindungan sebesar 90-95 persen dari kerusakan kulit akibat paparan radiasi ultraviolet dari sinar matahari dan berisiko rendah terkena kanker kulit. Carol Walker, ahli kesehatan rambut dan pemilik Birmingham Trichologi Centre mengatakan juga, bahwa kumis dapat menahan debu dan serbuk sari yang menjadi asma. Sehingga alergen (pemicu alergi) itu tidak dapat masuk ke hidung dan paru-paru. Continue reading

Gondrong is not a crime

Standard

Oleh: Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas (2013)

rhoma-irama

                                              Sang Ksatria Bergitar dengan rambut gondrongnya                                              (https://amadeus82.files.wordpress.com/2013/03/rhoma-irama.jpg)

Rambut gondrong adalah sebutan untuk pria yang memiliki rambut panjang dan sering dikaitkan dengan gaya hidup urakan, tidak mau mengikuti aturan masyarakat, dan bertindak semaunya. Gondrong pun identik dengan perilaku kejahatan karena film-film sering memunculkan tokoh penjahat dengan pria berambut gondrong, sehingga tertanam di pikiran masyarakat  bahwa pria yang mempunyai rambut gondrong identik dengan perilaku kejahatan. Padahal belum tentu semua pria yang berambut gondrong melakukan kejahatan.

Bila dilihat secara historis, menurut Anthony Reid, rambut gondrong sangat melekat dalam tradisi masyarakat Asia Tenggara, termasuk Nusantara saat itu, sebagai perlambang atau simbol kekuatan dan kewibawaan seseorang. Sehingga, menumbuhkan dan memelihara rambut panjang merupakan cara menunjukan kekuatan, kekuasaan, dan kewibawaan seseorang. Maka tak heran juga, film-film yang berlatar kerajaan masa lampau, para jagoan, ksatria atau raja digambarkan dengan rambut yang gondrong juga. Continue reading

Friedrich W. Nietzsche

Standard

Oleh: Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas (2013)

2

Friedrich Wilhelm Nietzsche lahir di Rocken, Prusia, pada 15 Oktober 1844. Ia berasal dari keluarga yang sangat religius. Kakeknya, Friedrich August Ludwig, adalah seorang pejabat tinggi Gereja Lutheran. Ayahnya, Karl Ludwig Nietzsche, yang meninggal ketika Nietzsche masih berusia 4 tahun, merupakan seorang pendeta. Sedangkan ibunya, Franziska Oehler, ialah orang yang taat pada agama dan berasal dari keluarga pendeta. Latar belakang keluarganya yang religius inilah yang telah mendorong Nietzsche untuk belajar agama Kristen dan berusaha menaatinya sejak kecil. Akan tetapi, ketika dewasa, ia malah meninggalkan dan mengkritik ajaran agama yang diwariskan oleh keluarganya tersebut.

Secara umum, riwayat hidup Nietzsche dapat dibagi menjadi empat tahap. Pertama, masa kecil sampai menjelas dewasa. Masa kecil Nietzsche diwarnai dengan suasana pendidikan Kristen yang amat kuat dari keluarganya. Nietzsche sangan menikmati pengasuhan dan pendidikan yang diberikan keluarganya di masa kecilnya ini. Pada umur 6 tahun, ia masuk sekolah gymnasium. Disana, ia mulai belajar sastra dan musik. Continue reading

2001 : A Space Odyssey

Standard

Oleh: Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas 2013

images

2001: A Space Odyssey dirilis pada tahun 1968 yang disutradarai oleh Stanley Kubrick yang berdurasi 142 menit. Film ini bertemakan tentang evolusi manusia, teknologi, kecerdasan buatan, dan kehidupan luar bumi dan film ini berjalan tanpa plot. Jadi, film ini dibagi menjadi 4 section, yang pertama “The Dawn of the Man” yang menceritakan sekumpulan kera di sebuah padang gersang yang dimana tidak sengaja menggunakan tulang untuk memukul kerangka tulang dan akhirnya digunakan untuk berburu. Di saat itu juga, pengetahuan tersebut disalah gunakan, tulang tersebut untuk membunuh sesama kera. Dengan tanpa adanya percakapan atau dialog di section pertama ini terkesan lebih nyata dan lebih hidup layaknya dokumenter zaman purba. Kehadiran kera dalam sesi ‘The Dawn of the Man’ mengingatkan kita juga akan teori Darwin.

Section kedua menceritakan kisah yang melompat ke tahun 1999 dalam sebuah pesawat luar angkasa Amerika yang mengorbit bumi. Astronot di kapal tersebut, Dr. Heywood R. Floyd (William Sylvester) mendapat informasi bahwa terdapat benda monolith hitam setinggi tiga meter berhasil di temukan terkubur dalam permukaan bulan. Dari hasil penyelidikan diketahui benda asing tersebut sudah ada dari 4 juta tahun yang lalu dan dikubur dengan sengaja. Floyd lalu menyentuh permukaan monolith itu yang kemudian diikuti dengan suara yang memekakkan telinga. Di section kedua ini banyak sekali benda-benda yang sudah terpikirkan di tahun 1968 dan terjadi di tahun-tahun 2000-an, seperti webcam, tv kecil di belakang bangku pesawat, furniture yang sangat unik. Continue reading

SAMBUTAN KETUA UMUM PERIODE 2015-2016

Standard

Salam Pencerdasan!

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas berkatnya Website KSM Unas masih aktif dan dapat memberikan informasi yang diharapkan berguna bagi para pembaca.

Tentunya website KSM Unas ini sebagai sarana berekspresi dan juga sebagai sarana belajar menulis teman-teman KSM Unas. Yang dimaksud belajar menulis adalah belajar menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan oleh manusia.

Semoga dengan adanya website KSM Unas dapat meningkatkan semangat menulis bagi kawan-kawan KSM Unas dan tentunya para pembaca.

Akhir kata, saya ucapkan terima kasih dan tetap semangat dalam menulis. Mengutip  sedikit dari Helvy Tiana Rosa bahwa “Tulisan kita tak akan mati, bahkan bila kita mati.”

Salam Pencerdasan!

1428716497507 - Copy

 

Ketua Umum KSM UNAS Periode 2015-2016

Adara Sinatrya

Ilmu Komunikasi UNAS (2013)

“Aku” mendahului “Apakah aku?”

Standard

Oleh : Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas (2013)

Apa hakikat manusia itu? Menurut Thomas Hobbes bahwa manusia pada dasarnya mempunyai naluri kekerasan, menurutnya kekerasan terjadi karena tidak tersalurnya naluriah (harapan, keinginan atau kehendak).Menurut J.J Rousseau bahwa manusia pada dasarnya cinta damai namun rusak karena adanya masyarakat sebab di dalam masyarakat terdapat konflik, kompetisi. Menurut Adam Smith, manusia adalah makhluk yang rakus, makhluk yang serakah.

Memang menjadi sebuah pertanyaan yang mendasar, sebetulnya kodrat atau hakikat kita ini apa? Sebelum meneliti lebih jauh pada dasarnya kita ini apa, saya pernah membaca salah satu pemikiran filsuf di era Post-Modern yaitu Jean Paul Sartre yang mengatakan bahwa eksistensi mendahului dari esensi atau hakikat. Perkataan ini dapat dipahami bahwa “aku” mendahului pertanyaan “apakah aku”. Continue reading

Membaca dan Memahami

Standard

Oleh : Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas (2013)

Sebagai umat muslim, kita harus membaca Al-Quran karena Al-Quran sebagai pedoman hidup atau penuntun kita ke arah yang benar. Tetapi fenomena sekarang yang ada adalah, masih banyak yang mengejar khatamnya Al-Quran tanpa mengerti atau memahami isi dari Al-Quran. Menurut saya, aneh saja jika khatam berkali-kali tetapi tidak mengerti isi Al-Quran, lebih baik belum khatam Al-Quran sama sekali tetapi mengerti sedikit demi sedikit maksud dari ayat-ayat Al-Quran.

Seperti yang kita tahu bahwam orang Indonesia memang kurang dapat memahami bahasa atau tulisan Arab, kecuali terdapat terjemahannya. Bagaimana bisa kita selalu membaca Al-Quran yang sebagai pedoman hidup kita tetapi kita tidak mengerti sedikitpun maksud atau isi dari Al-Quran tersebut?  Continue reading

Pentingnya Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah

Standard
Oleh: Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas (2013)
Keunikan manusia sebenarnya tak hanya di kemampuan berpikirnya tapi juga kemampuannya dalam berbahasa. Ernest Cassirer menyebutkan bahwa manusia sebagai Animal symbolicum, artinya manusia menggunakan simbol, yang secara generik mempunyai cakupan luas dari Homo sapiens yaitu makhluk yang berpikir, sebab dalam kegiatan berpikirnya manusia menggunakan simbol.

Tanpa mempunyai kemampuan berbahasa ini maka kegiatan berpikir secara sistematis dan teratur tidak dapat dilakukan. Kita lihat di Indonesia yang terdiri atas bermacam-macam suku di tanah air mempunyai bahasa masing-masing yang digunakan dalam komunikasi antar suku.

Bahasa yang dikomunikasikan di tiap suku menghasilkan norma yang berbeda. Dari norma yang dihasilkan menciptakan aktifitas yang berbeda. Dan dari aktifitas yang berbeda menghasilkan kebudayaan yang berbeda di tiap suku. Lalu bagaimana cara Indonesia untuk mempersatukan semua suku bangsa yang ada di Tanah Air?

Continue reading

Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK

Standard

Oleh: Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi UNAS (2013)

Pada Minggu (26/10/2014) Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan susunan kabinet di Istana Negara, Jakarta. Joko Widodo atau yang biasa dipanggil Jokowi memberi jajaran menterinya dengan nama Kabinet Kerja untuk menunjukan filosofi implementasi Trisakti yang dimaksudkan agar kabinet harus bekerja. Berikut daftar menteri yang ditentukan Jokowi:

Continue reading