Riwayat Sang Raksasa Dalam Sejarah Dunia

Standard

Oleh : Achmad Al Fiqri, Ilmu Komunikasi Universitas Nasional 2014

            Fidel Alejandro Castro Ruz (Fidel Castro) seorang revolusioner kuba , yang lahir pada 13 agustus 1926 dikota Mayari provinsi Oriyente, Kuba. Sejak kecil ia tertarik dengan sejarah dan militer kuba, hingga saat mahasiswa castro sudah terlibat dengan kelompok politik dan revolusioner.

Pada tahun 1952 ia mencalonkan diri sebagai parlemen kuba. Namun upaya itu gagal akibat Fulgencio Batista menggulingkan pemerintahan kuba dan membentuk pemerintahan militer. Berseling setahun, Castro berupaya menggulingkan rezim batista dengan kudeta. Tetapi upaya itu gagal, dari 111 orang yang menagmbil bagian serbuan itu 69 orang diantaranya tewas. Castro pun ditangkap dan dipenjarakan selama 15 tahun.

Pada tahun 1955 ia mendapat pengampunan, setelah bebas ia memimpin upaya penggulingan Batista, pergerakan ini dikenal dengan “gerakan 26 Juli” . Sebelumnya, pada 7 Juli ia mangasingkan diri ke Meksiko. Disini ia bersama adiknya (Raul Castro Ruz) dan seorang revolusioner asal argentina Ernesto (che) Guevara merancang strategi untuk menggulingkan rezim diktator Batista. Lalu ia kembali ke Kuba pada 2 desember 1956, bersama  81 pemberontak lainnya dengan menggunakan perahu untuk melakukan perlawanan gerilya dikawasan pegunungan Sierra Maestra.

Upaya yang dihasilkan selama 25 bulan lamanya di pegunungan Sierra Maestra membuahkan hasil dengan runtuhnya rezim diktator Fulgencio Batista, ia pun ditunjuk sebagai perdana menteri pada tahun 1959. Pada 1965, Castro tampil sebagai sekretaris pertama Partai Komunis Kuba (Communist Party Of Kuba) dan mentransformasikan Kuba kedalam republik satu-partai. Fidel mencalonkan dirinya sebagai presiden pada tahun 1976, dan akhirnya ia terpilih dan resmi menjadi presiden Kuba.

Fidel pun membenahi segala kekacauan yang ada dalam pemerintahan Kuba. Dalam hubungan diplomatik, ia menggandeng dan menggalang kekuatan untuk melawan dominasi Amerika dan negara reruntuhan Uni Soviet. Setelah runtuhnya Uni Soviet  pada tahun 1991, impian ia tercapai dengan bertemu sosok sosialis berasal dari venezuela, Rafael Hugo Chavez Frias.

Ditahun 2004 kesehatannya menurun. Menjelang ulang tahunnya ke 80 yang jatuh pada 13 Austus 2006 ia memandatkan posisi kenegaraanya kepada adiknya,  Raul Modesto Castro Ruz. Ia juga menginstruksikan agar perayaan ulang tahunnya ditunda sampai 2 desember 2006, menanti kesehatannya akan membaik.  Lima hari mandatnya berakhir ia pun menyatakan tidak akan mencalonkan diri maupun menerima masa bakti baru sebagai presiden atau komandan angkatan bersenjata Kuba.

Tak disangka, dunia di gemparkan dengan berakhirnya Hayat sang revolusioner Kuba tersebut pada tanggal 25 November 2016 di usia 90 tahun. Walau jasadnya sudah menjadi abu, hasil dari kepemimpinannya telah membawa negara Kuba itu ke arah yang lebih baik. Terbukti  sang Fotografer National Graphic, David Alan Harvey  pun menyanjung dengan negara penghasil nikel itu, David terkesan dengan kuba ia pun menyatakan hampir di setiap sudut kota tak melihat kemiskinan.

“quality of life lies in knowledge, in culture. Values are what constitute true quality of life, the supreme quality of life, even above food, shelter and clothing”.  Selamat jalan Fidel Alejandro Castro Ruz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>