Gondrong is not a crime

Standard

Oleh: Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas (2013)

rhoma-irama

                                              Sang Ksatria Bergitar dengan rambut gondrongnya                                              (https://amadeus82.files.wordpress.com/2013/03/rhoma-irama.jpg)

Rambut gondrong adalah sebutan untuk pria yang memiliki rambut panjang dan sering dikaitkan dengan gaya hidup urakan, tidak mau mengikuti aturan masyarakat, dan bertindak semaunya. Gondrong pun identik dengan perilaku kejahatan karena film-film sering memunculkan tokoh penjahat dengan pria berambut gondrong, sehingga tertanam di pikiran masyarakat  bahwa pria yang mempunyai rambut gondrong identik dengan perilaku kejahatan. Padahal belum tentu semua pria yang berambut gondrong melakukan kejahatan.

Bila dilihat secara historis, menurut Anthony Reid, rambut gondrong sangat melekat dalam tradisi masyarakat Asia Tenggara, termasuk Nusantara saat itu, sebagai perlambang atau simbol kekuatan dan kewibawaan seseorang. Sehingga, menumbuhkan dan memelihara rambut panjang merupakan cara menunjukan kekuatan, kekuasaan, dan kewibawaan seseorang. Maka tak heran juga, film-film yang berlatar kerajaan masa lampau, para jagoan, ksatria atau raja digambarkan dengan rambut yang gondrong juga. Continue reading

Paket Ekonomi ala presiden Jokowi, strategiskah?

Standard

Oleh : Monica Rachman, Ilmu Komunikasi Unas (2012)

Saat ini memang bisa dibilang perekonomian Indonesia tidak begitu baik. ini terindikasi dari melemahnya mata uang rupiah terhadap dollar AS. Mata uang rupiah beberapa bulan ini memang terkesan ‘loyo’ ke level Rp.14.280 per dollar pada hari Kamis, 10 September 2015. Tekanan tekanan dollar terhadap rupiah ini mungkin saja berdampak buruk bagi perekonomian bangsa. Jika melihat pada krisis moneter tahun 1998 lalu, rupiah tembus ke level Rp.15.000 per dollar AS. Bukan tidak mungkin Indonesia mengalami krisis yang sama pada 1998 jika pemerintah tidak bertindak cepat untuk hal ini. Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan-kebijakan ekonomi yang strategis sehingga perekonomian dalam negeri bisa terselamatkan.

Terkait dengan anjloknya nilai tukar rupiah akhir akhir ini, Presiden akhirnya membuat kebijakan ekonomi. Paket ekonomi tersebut terdiri dari beberapa langkah, yaitu

  1. Mendorong daya saing industry nasional melalui deregulasi, debirokratisasi, serta penegakan hukum dan kepastian usaha;
  2. Mempercepat proyek strategis nasional dengan menghilangkan berbagai hambatan, sumbatan dalam pelaksanaan dan penyelesaian proyek strategis nasional;
  3. Meningkatkan investasi di sektor properti.

Continue reading

Indonesia Perlu Bantu Korban Konflik di Irak dan Suriah

Standard

Oleh: Fitria Hariaty, Ilmu Komunikasi Unas (2012)

Anggota Komisi I DPR RI Darizal Basir meminta agar Indonesia turut aktif dalam memberikan bantuan kemanusiaan ke negara-negara yang tengah dilanda konflik di Timur Tengah seperti Irak dan Suriah. Dua negara tersebut tengah dilanda krisis multi dimensi akibat konflik internal yang menyebabkan munculnya gelombang pengungsian cukup besar dari negara ini.

 “Perekonomian bangsa memang belum stabil, tetapi memberikan bantuan kepada negara-negara yang tengah dilanda konflik tidak akan menjadikan bangsa ini miskin dan hancur”, katanya usai Rapat Dengar Pendapat dengan Dubes RI untuk Suriah, Djoko Harjanto, dan Dubes RI untuk Irak, Safzen Noerdin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Rabu (2/9/15).

Continue reading