Pentingnya Public Relations dalam Organisasi

Standard

Oleh : Nur Arif Nico Gesano. K, Ilmu Komunikasi Unas (2014)

Public Relations adalah salah satu cabang dari ilmu komunikasi, ia tercipta untuk lebih mendekatkan individu antar individu, individu dan kelompok, atau kelompok dengan kelompok. Public Relations atau dikenal di indonesia sebagai humas ialah gabungan dari ilmu sosial lainnya seperti ilmu politik, sejarah, ekonomi, psikologi, dan sosiologi.

Menurut Dr. Rex Harlow dalam ruslan (2010:16) Public Relations adalah fungsi manajemen yang khas dan mendukung pembinaan, pemeliharaan jalur bersama organisasi dengan publicnya, menyangkut aktivitas komunikasi, pengertian, penerimaan, dan kerja sama; melibatkan manajemen dalam menghadapi persoalan dan permasalahan, membantu menejemen dalam mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif; bertindak sebagai sistem peringatan dini dalam mengantisipasi kecenderungan penggunaan penelitian serta teknik komunikasi yang sehat dan etis sebagai sarana utama. Continue reading

“Aku” mendahului “Apakah aku?”

Standard

Oleh : Adara Sinatrya, Ilmu Komunikasi Unas (2013)

Apa hakikat manusia itu? Menurut Thomas Hobbes bahwa manusia pada dasarnya mempunyai naluri kekerasan, menurutnya kekerasan terjadi karena tidak tersalurnya naluriah (harapan, keinginan atau kehendak).Menurut J.J Rousseau bahwa manusia pada dasarnya cinta damai namun rusak karena adanya masyarakat sebab di dalam masyarakat terdapat konflik, kompetisi. Menurut Adam Smith, manusia adalah makhluk yang rakus, makhluk yang serakah.

Memang menjadi sebuah pertanyaan yang mendasar, sebetulnya kodrat atau hakikat kita ini apa? Sebelum meneliti lebih jauh pada dasarnya kita ini apa, saya pernah membaca salah satu pemikiran filsuf di era Post-Modern yaitu Jean Paul Sartre yang mengatakan bahwa eksistensi mendahului dari esensi atau hakikat. Perkataan ini dapat dipahami bahwa “aku” mendahului pertanyaan “apakah aku”. Continue reading

GEMBAR-GEMBOR MEDIA TERKAIT BEGAL

Standard

Oleh : Fitria Hariaty, Ilmu Komunikasi Unas (2012)

Rawan pembegalan lebih booming dibanding pendatang artis Korea atau India saat ini. Masyarakat dibuatnya panik olehnya sehingga membatasi kegiatan baik orang perkantoran ataupun mahasiswa yang beraktifitas sampai larut malam.

Pemberitaan mengenai pembegalan membuat resah masyarakat. Kejadian yang terjadi di tempat-tempat tertentu seperti Depok atau sejumlah tempat lainnya semakin sepi dilewati ketika waktu menunjukan di atas jam 22.00.

Terlihat bahwa media melebih-lebihkan berita tersebut. Memang benar begal membahayakan, akan tetapi solusi yang dilakukan seharusnya bukan hanya berhati-hati atau membatasi orang beraktifitas tetapi lebih memperketat penjagaan daerah rawan tersebut. Continue reading